Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Hujan deras yang mengguyur Kota Cimahi pada Senin malam, (29/07/2025), menyebabkan banjir yang merendam kompleks Yayasan Pendidikan Islam Darussurur dan 18 rumah warga di Kampung Panyaweuyan, RT 2–3 RW 13, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, mengatakan genangan air disebabkan buruknya sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan.
“Bangunan yang terdampak banjir ada 18 rumah dan satu kompleks sekolah. Drainase penuh dan tidak tersedia jalur pembuangan, sehingga air sulit surut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/7).
Sebanyak 19 kepala keluarga dengan total 82 jiwa terdampak langsung akibat banjir tersebut. Aktivitas belajar mengajar di sekolah ikut terganggu, dan sejumlah barang milik warga serta fasilitas sekolah mengalami kerusakan.
BPBD mencatat kerugian akibat banjir ini diperkirakan mencapai Rp90 juta. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur kewilayahan, relawan, dan masyarakat sekitar untuk penanganan darurat.
“BPBD Kota Cimahi langsung berkoordinasi dengan Kelurahan Utama, Relawan Cimahi, R2B KBB, dan pihak sekolah dalam upaya penanganan,” tambah Fithriandy.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama di wilayah dengan kondisi drainase yang belum memadai. “Jika terjadi kejadian serupa, segera lapor agar bisa segera ditangani,” tegasnya. (Gani Abdul Rahman)





