Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Para pedagang di Eks Terminal Bis Sudirman berharap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi dapat memberikan apresiasi kepada PT Sagara Inovasi Sukabumi selaku pengelola baru pusat kuliner tersebut. Dimana dalam waktu kurang dari satu bulan, PT Sagara Inovasi Sukabumi telah melakukan berbagai perubahan yang signifikan dan menguntungkan bagi para pedagang dan juga pengunjung.
Salah satu perubahan yang paling signifikan adalah penurunan harga sewa tenant yang jauh lebih rendah. Sebelumnya, pengelola lama menetapkan harga sewa sebesar Rp1.000.000, namun kini PT Sagara Inovasi Sukabumi menetapkan harga sewa sebesar Rp720.000. Perubahan ini tentunya sangat membantu para pedagang dalam mengembangkan usahanya.
Selain itu, PT Sagara Inovasi Sukabumi juga telah meniadakan pungutan-pungutan yang tidak adil kepada para pedagang. Kini para pedagang hanya perlu membayar biaya sewa lahan dan parkir, tanpa pungutan lain-lain seperti keamanan, kebersihan, listrik, toilet, tenda, dan lain-lain.
PT Sagara Inovasi Sukabumi juga telah mengorganisir sistem parkir yang lebih baik. Dengan adanya gate parkir, sistem in dan out menjadi lebih jelas dan membuat para pedagang dan pengunjung merasa aman dengan biaya parkir yang dikenakan juga sangat terjangkau, yakni sebesar Rp2.000. Sebelumnya, sistem parkir di Eks Terminal Sudirman sangat semrawut dan tidak teratur.
Rama, pengelola PT Sagara Inovasi Sukabumi, menyatakan bahwa perusahaan memiliki misi untuk meningkatkan kualitas UMKM di Eks Terminal Sudirman.
“Kami mempunyai misi UMKM naik kelas di Eks Terminal Sudirman. Kami ingin membimbing para UMKM memiliki legalitas yang benar, tersertifikasi Halal seluruhnya, menurunkan biaya produksi pedagang yang berdampak pada keuntungan lebih dan harga lebih rendah untuk konsumen,” tuturnya.
Dikatakan, pihaknya akan membimbing para pengelola UMKM untuk proses merek dagang. Serta menciptakan kawasan UMKM Eks Terminal Sudirman yang benar, kondusif, aman, nyaman, dan terlihat menarik,” kata Rama.
Selain itu, PT Sagara Inovasi Sukabumi juga telah merekrut pekerja pengelolaan dari warga sekitar, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
“Kami ingin menjadikan mereka pekerja yang profesional dalam menangani setiap tugasnya masing-masing dan akan mendidiknya,” tambah Rama.
Tidak hanya itu, PT Sagara Inovasi Sukabumi juga telah berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Dari sebelumnya sebesar Rp. 684.112.000 per tahun di bawah pengelola lama, kini PT Sagara Inovasi Sukabumi berhasil meningkatkan PAD menjadi Rp1.002.000.000 per tahun.
Peningkatan ini tentunya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sukabumi.
Para pedagang berharap bahwa DPRD Kota Sukabumi dapat memberikan apresiasi kepada PT Sagara Inovasi Sukabumi atas capaian-capaian yang telah dilakukan dalam waktu singkat.
“Kami sangat berharap bahwa DPRD Kota Sukabumi dapat memberikan apresiasi kepada PT Sagara Inovasi Sukabumi. Mereka telah melakukan banyak perubahan yang positif bagi kami dan pengunjung,” ucap para pedagang.





