Program Ramadhan 1445 H, Kepala SMK Miftahul Huda KH. Muhammad S.H.I, M.H Ngajar Lubabul Hadist & Jawahirul Bukhori

TEROPONG INDONESIA-, Bertujuan menjemput berkah ramadhan dan isi kitab para ulama. SMK Miftahul Huda Rawalo Banyumas memprogramkan ngaji kitab Lubabul Hadist &  Jawahirul Bukhori di bulan ramadhan. Kegiatan tersebut langsung diisi oleh pengajar KH. Muhammad S.H.I, M.H sebagai Kepala SMK Miftahul Huda Rawalu.

Kepala SMK Miftahul Huda Rawalo Banyumas, KH. Muhammad S.H.I, M.H menyampaikan pada awal masuk sekolah di bulan ramadhan, pagi harinya para siswa akan menyimak kultum dari gurunya. Sebagai siraman rohani untuk menguatkan iman dan takwa. “Dilanjut tadarus qur’an, targetnya selama satu bulan tamat atau khatam Qur’an 2 kali oleh setiap kelasnya. Setelahnya sekitar jam 9an siswa bergiliran untuk melaksanakan sholat dhuha. Nanti pada ba’da asarnya pengajian kitab klasik Lubabul Hadist, ada pembahasan 400 hadist karya Syeikh Jalaludin As Suyuthi dan setiap malam harinya setelah sholat isya / tarawih sampai jam 23:00WIB. Saya secara langsung akan ngajar kitab Jawahirul Bukhori 562 halaman karya Syeikh Musthafa Muhammad Imarah sampai khatam, seputar fiqih, iman, akhlak dan muamalah,” jelasnya kepada wartawan media cetak dan online Koran SINAR PAGI setelah pulang dari ibadah umroh selama 9 hari di bulan syaban 1445 Hijriah.

Untuk mensukseskan program ramadhan, para siswa juga dibimbing membuat laporan tertulis atau bentuk video tentang kegiatan amal ibadah ramadhan di lingkungannya, lalu disampaikan kepada guru agamanya.

KH. Muhammad S.H.I, M.H setelah ibadah umroh tahun ini mengungkapkan ada hikmah untuk lebih semangat ibadah dan inspirasi untuk program pendidikan di sekolahnya. “Selumnya sempat ibadah haji dan umroh pada tahun 2017 dan tahun sekarang melaksanakan lagi ibadah umroh bersama sang istri. Saat di tanah suci secara langsung membimbing orang yang lebih tua sekitar 75 tahun usianya. Namun ibadahnya tetap tinggi untuk bertakwa kepada Alloh. Walaupun kondisi di sana dingin, tetap taqarrub ilalloh dan mengisi setiap doanya untuk memohon ampunan-Nya atau syafaat nabinya saat di Mekkah Baitulloh. Sehingga saat ini sudah di tanah air, tetapi masih terasa suasana di sananya. Mudah-mudah terus lebih semangat lagi dalam menjalankan setiap ibadah kedepannya”, ungkapnya

Baca Juga :  Dr. Ida Rohayani M.Pd: “Strategi SMAN 3 Kota Bandung Sukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka”

Sedangkan khusus inspirasi yang muncul setalah ibadah umroh untuk kemajuan lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Pada tahun 2025 akan diprogramkan  manasik haji dan umroh untuk para pelajar, sehingga mereka dapat lebih mengetahui secara utuh praktek ibadahnya, bukan hanya melihat dari video.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *