Pj Bupati Banyumas Salurkan Dana Pinjaman Bergulir Rp 2,5 Miliar Untuk 45 Kelompok UMK

(TEROPONG INDONESIA)-, Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro menyalurkan dana pinjaman bergulir senilai Rp 2,568 miliar untuk para pelaku usaha mikro dan kecil. Dana bergulir tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pengurus kelompok usaha di Hotel Java Heritage Purwokerto, Selasa (21/11).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto dalam laporannya mengatakan, penyaluran dana pinjaman bergulir tahun ini sebesar Rp 2,568 miliar disalurkan kepada 45 kelompok usaha mikro dan kecil yang tersebar di 17 wilayah kecamatan.

Dari 45 kelompok usaha penerima dana pinjaman bergulir di dalamnya terdapat 502 orang yang bergabung menjadi anggota kelompok.

Pinjaman ini akan disalurkan kepada kelompok dengan pinjaman paling kecil Rp 30 juta dan paling besar Rp 130 juta, tergantung pada jumlah anggota dan jenis usahanya. Setiap kelompok rata-rata terdapat 10-20 anggota.

“Suku bunga pinjaman bergulir dari Pemkab Banyumas 2 persen per tahun,” katanya.

Penyaluran dana pinjaman bergulir ini rutin dilaksanakan tiap tahun. Adapun maksud dan tujuannya untuk memberdayakan pelaku UMKM, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan skala usaha mikro dan kecil di Banyumas.

Kemudian, untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha, menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, mengurangi tingkat pengangguran dan menekan angka kemiskinan.

Dari tahun 2011 sampai dengan 2022, kelompok penerima dana pinjaman bergulir sebanyak 519 kelompok dengan jumlah anggota 8.539 orang dengan total pinjaman yang disalurkan sebesar Rp 18,2 miliar.

Direktur Utama PT BPR BKK Purwokerto, Sugeng Prijono menambahkan, dana pinjaman bergulir disalurkan lewat BPR BKK Purwokerto yang merupakan lembaga jasa keuangan milik pemerinta daerah dengan bunga rendah di bawah KUR.

Untuk itu, ia mohon para pelaku UKM yang tergabung dalam kelompk usaha lancar membayar angsuran. Berdasarkan catatannya, awal dana pinjaman dari pemerintah daerah ini digulirkan atau dari 2008-2015 tingkat NPL cukup tinggi.

Baca Juga :  Kemesons Bersama Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan Atensi Klaster Disabilitas di Semarang

“Awal-awal memang banyak yang macet, tapi tahun 2015 ke sini sudah tertib dan mohon ditingkatkan karena suku bunganya rendah,” katanya.

Pejabat Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro dalam kesempatan itu menyampaikan program dana pinjaman bergulir pada periode berikutnya kelompok pemanfaatnya bertambah.

“Ketika bertambah maka pelaku UMKM akan berkembang,” terangnya.

Pj Bupati Hanung menambahkan bahwasannya terdapat dana kurang lebih 2 milyar yang siap digulirkan lagi untuk membantu para pengusaha mikro

“Bapak dan Ibu di sini boleh ambil lagi. Tetapi dana bantuan yang ini lunas dulu,” tuturnya disambut tepuk tangan dan tawa dari hadirin

Selain itu, Pj bupati juga minta para pelaku usaha untuk terus melakukan inovasi dalam mengembangkan usahanya, antara lain membuat pengemasan menarik dan memanfaatkan marketplace dan platform media sosial untuk mempromosikan dan memasarkan produknya.

“Saya siap membantu. Boleh melalui Pak Wahyu, boleh ke saya langsung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *