Cetak Generasi Akhlakul Karimah, SMK Mandala Putra 1 Cipatat Kini Hadirkan Pendidikan Pontren

“Untuk misinya, Mendidik Peserta Didik Menjadi Ahli Ilmu dan Mampu Mengamalkan Ilmunya, serta Melaksanakan Pendidikan yang Berorientasi Pada Terbentuknya Peserta Didik yang Berjiwa Da’i,” sambungnya.

Tak hanya itu, terang Yunus, dengan adanya penambahan pontren ini diharapkan bisa mendorong peserta didik memiliki sifat memuliakan dan mengagungkan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Sunah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.

“Termasuk, membina peserta didik memiliki akhlak yang mulia, mengarahkan peserta didik untuk dapat berprilaku jujur, cakap, cerdas dan ikhlas dalam setiap amal,” terangnya.

Kendati demikian, Yunus pun memastikan kegiatan pembelajaran formal di SMK Mandala Putra 1 Cipatat masih tetap berjalan, hanya saja pihaknya menambahkan pontren untuk melengkapi program pendidikan formal.

“Untuk pendidikan di Pontren Al-Fatah programnya santri mukim dan santri kalong. Sedangkan, untuk pendidikan formalnya antara lain SMP IT Madinatul Ulum Al-Fatah dan SMK Mandala Putra 1,” terangnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dengan adanya penambahan pendidikan agama melalui pendidikan pesantren, para siswa bisa betul-betul mempunyai ilmu yang bermanfaat di dunia maupun akhirat.

“Kalau kurikulum yang diterapkan di Pontren Al-Fatah, yakni Temboro. Sementara untuk kurikulum formalnya mengacu dari Dinas Pendidikan, yakni Kurikulum Merdeka,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *