Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, TB. Ace Hasan Pastikan Bansos Tepat Sasaran Untuk Pemulihan Ekonomi

Ace mengatakan ada dua hal penyebabnya, pertama inclusion error adalah ketidak tepatan sasaran bantuan sosial yang di akibatkan data penerima yang seharusnya menerima bansos tapi justru sebaliknya tidak menerima bantuan. “Misalnya rumahnya sudah tidak layak huni (Rutilahu), mereka terkena PHK lalu kesulitan mencari pekerjaan, dan lainnya. Tetapi mereka tidak mendapatkan bantuan sosial sama sekali,” kata Ace Hasan.

Kedua adalah exclusion error, lanjut Ace. Exclusion error adalah orang yang seharusnya tidak mendapat bantuan sosial justru mendapatkannya. Fenomena ini yang kerap kali terjadi sehingga menimbulkan permasalahan di masyarakat, disinilah Komisi VIII DPR RI berfungsi sebagai pengawasan termasuk didalamnya terkait persoalan pemutahiran data yang dimiliki Kementerian Sosial.

“Kami meminta verifikasi dan validasi data penerima bansos tersebut harus dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah. Walaupun DTKS itu prosesnya ada di Kemensos yakni Pusat Data dan Informasi, akan tetapi inputnya berasal dari pemerintah daerah,” pungkas dia.

Untuk itu, pihaknya berharap pemutahiran data dari Kementerian Sosial terus dilakukan. Hal tersebut dimaksud agar bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan akurat. Karena kita tahu, bansos itu selain untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat juga memastikan pemulihan perekonomian di masyarakat.

Seperti di ketuhui di bulan Maret Tahun 2022 lalu, TB. Ace Hasan Syadzily telah menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp. 333.549.556.423 untuk dua Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, dengan rincian Kabupaten Bandung adalah Rp.183.267.583.273 dengan rincian PKH 73 Miliar, BPNT 109 Miliar dan Program Atensi 385 juta. Sedankan penyaluran bansos untuk Kabupaten Bandung Barat sebesar Rp. 150.282.018.150, dengan rincian : PKH 46 Miliar, BPNT Rp.103 Milar dan Program Atensi 324 juta. (Red).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *