Pelajar Berprestasi Asrama Bina Siswa Rutin Selenggarakan Perpisahan di Gedung Sate

TEROPONG INDONESIA-, Lulusan beasiswa asrama Bina Siswa Plus Cisarua Bandung Barat secara rutin menyelenggarakan perpisahan kelulusannya dengan dua momen. Pertama dilaksanakan di Gedung Sate, perpisahan antara para siswa dari perwakilan kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi Jawa Barat yang memberikan program beasiswa tersebut, ke dua di lingkungan asrama bersama guru-guru dan wali muridnya.

Muhammad Rafi Grageryan Ketua Pelajar Asrama Bina Siswa tahun 2024, perwakilan siswa dari Cirebon menjelaskan perihal perpisahan kelulusan pelajar asrama bina siswa secara rutin dilaksanakan dengan dua momen dengan kemasan yang berbeda.

“Pertama dilaksanakan di Gedung Sate, perpisahan antara para siswa dari perwakilan kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi Jawa Barat yang memberikan program beasiswa tersebut, ke dua di lingkungan asrama bersama guru-guru dan wali muridnya”, jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online Koran SINAR PAGI (13/5/2024)

Muhammad Rafi Grageryan menceritakan bahwa lingkungan asrama bina siswa merupakan lingkungan terbaik yang dialami selama hidupnya. “Para pelajar menjalani kesehariannya dengan fasilitas yang lengkap mulai dari kamar tidur yang nyaman, ruang belajar khusus di malam hari, lab komputer, perpustakaan, lahan bertani atau berternak dan tempat khusus healing atau menikmati keindahan pemandangan kota Bandung”, katanya.

Kegiatan di asrama itu sangat berkesan, mulai bangun pagi sebelum jam 4 dan belajar malam dari jam 8-10. Selanjutnya ada olahraga akbar setiap libur sekolah.

Muhmmad Naufal Fajar Siddiq pelajar asrama bina siswa perwakilan Bandung Raya mengungkapkan awalnya sebelum masuk ke asrama mendapatkan info tentang beasiswa dari guru Bimbingan Konseling / BK tentang beasiswa tersebut. Setelah mengikuti seleksi administrasi, lalu wawancara dan termasuk sebagai siswa yang layak untuk dibantu pemerintah, akhirnya dinyatakan lulus untuk menerima beasiswa.

Menurutnya selama 3 tahun belajar dengan beasiswa itu para lulusannya akan memiliki keunggulan dalam bidang prestasi. “Kalau dia tidak memiliki prestasi juara umum di luar kelas atau antar sekolah, pasti dia menjadi juara di dalam kelasnya. Apabila tidak memiliki prestasi kedua itu, para siswa dinilai memiliki prestasi atau akhlak yang baik”, ucapnya

Selain itu juga para pelajar asrama bina siswa yang lulus, mereka yang paling rajin menghafal qur’an. Biasanya ada yang hafidz sampai 10, bahkan 30 juz.

Ke dua siswa tersebut mewakili para siswa asrama bina siswa lainnya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan beasiwa selama 3 tahun. Selain itu kepada para guru asrama dan sekolah yang selama ini membimbing atau mendidiknya. Sehingga berbagai prestasi banyak yang diraihnya.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, ke dua siswa tersebut telah lulus tes masuk perguruan tinggi jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi. Mereka akan melanjutkan jenjang pendidikannya atau kuliah di IPB melalui program beasiswa kartu Indonesia pintar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *