Religi  

Tinjauan Al-Qur’an Terhadap Perilaku Bullying & Solusi Berdasarkan Tafsir Maudhui 

Oleh: Dr. Ny. Hj. Umnia Labibah S.Th.i, M.Si

( Pondok Pesantren Miftahul Huda Rawalo Banyumas)

Bullying atau Perundungan adalah Tindakan mengganggu, meresahkan, menyusahkan berkali-kali, sengaja menindas dan menyakiti yang lemah secara verbal maupun fisik. Umumnya terjadi pada usia anak-anak dan remaja.

Ayat yang berbicara tentang bullying di antaranya ialah Surah Al-Hujarat ayat 11- 12:

Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok).

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain

Dalam ayat tersebut menjelaskan 3 jenis pelarangan bullying:

  1. Laa yaskhor: larangan menghina dengan perilaku
  2. ⁠Laa talmizu: larangan mengejek dengan ucapan)
  3. ⁠Laa tanaabazu: larangan memberi sebutan yang buruk

Asbab an-Nuzul ayat ini dalam tafsir Jalalain dan Maraghi adalah karena Bani Tamim merasa budak tidak pantas duduk bersama Nabi. Sedangkan menurut menurut riwayat lain, istri nabi Shofiyah di-bully karena keturunan Yahudi.

Selain itu terdapat dalam surah Al-Humazah ayat 1 :

“Celakalah bagi setiap pengumpat atau pencaci, baik dengan ucapan atau isyarat, dan demikian pula pencela dengan menampilkan keburukan orang lain untuk menghinakannya”

Surah At-Taubah ayat 58:

“Dan di antara mereka ada yang mencelamu tentang (pembagian) sedekah (zakat); jika mereka diberi bagian, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi bagian, tiba-tiba mereka marah”

Surah Hud ayat 38:

Dan mulailah dia (Nuh) membuat kapal. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewatinya, mereka mengejeknya. Dia (Nuh) berkata, “Jika kamu mengejek kami, maka kami (pun) akan mengejekmu sebagaimana kamu mengejek (kami)”

Dan Qur’an Surat Al-Hijr Ayat 11:

“Karena itu, janganlah engkau berkecil hati dan bersedih menerima perlakuan buruk kaummu kepadamu, karena para rasul sebelummu juga mengalami hal demikian”

Solusi dari bullying bagi pelaku adalah Surah Al-A’raf ayat 201 yakni perintah untuk bertakwa. “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat (kesalahan-kesalahannya)”

Dan Surah Al-Ahzab ayat 70-71 yakni perintah untuk berperilaku baik. “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu”

Sedangkan solusi untuk korban bullying adalah Surah Muzammil ayat 10 yakni anjuran bersabarlah (Nabi Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik. Selanjutnya keluar dari kelompok/circle toxic perundung dan Surah Al-Furqon ayat 63 yakni perintah untuk penyelamatan diri sendiri.

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *