Jejak Tirakat dan Kesuksesan Ning Khilma Anis Tokoh Penulis Nasional

Penulis Novel bersama tokoh utama film Hati Suhita

Penulis: Dwi Arifin (Duta Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat)

Ning Khilma Anis penulis nasional buku Novel Hati Suhita sering membagikan ilmu menulis fiksinya. Melalui seminar online atau offline, serta sempat bersama rekan-rekan penulis Matapena, dirinya menyusun buku panduan menulis berjudul “Ngaji Fiksi”, yang berisi panduan menulis fiksi untuk pemula.

Selain itu sebagai seorang ahli dibidang kepenulisan, sejak masa mudanya Ning Khilma Anis aktif di Komunitas Matapena sebagai pemateri dan fasilitator pada setiap pelatihan menulis fiksi dan nonfiksi yang diadakan di Pesantren dan Sekolah se- Jawa Bali.

Ning Khilma Anis selama ini berprinsip menjadi ahli dalam satu bidang terlebih dahulu harus diprioritaskan, dari pada setengah-setengah dalam berbagai bidang. Serta jangan berhenti dalam zona nyaman, justru harus terus belajar dan belajar, dengan riset dan diskusi.

Hal lain yang sering diistiqomahkan dan menjadi jalan kesunguh-sungguhan dalam tirakatnya untuk menghasilkan karya tulis berkualitas terbaiknya ialah menulis dalam kondisi suci/berwudhu, di waktu tengah malam ketika banyak manusia tidur pada keheningannya. Serta bertawasul kepada guru atau tokoh penulis yang digemarinya.

Selain itu mengawali setiap langkah dengan motivasi niat yang kuat, sebab menulis adalah bagian dari perjalanan spiritual dan proses adaptasi dengan perkembangan zaman, melalui pemanfaatan teknologi informasi yang pupuler atau dibutuhkan.

Dari jejak perjuangannya sampai menjadi penulis buku novel yang best seller. Hasilnya bertambah dalam waktu yang lebih singkat atau adanya peningkatan ekonomi keluargnya. Peningkatan ekonomi tersebut dapat mewujudkan perluasan tanah untuk pesantren, terbangunnya rumah impian dan terlaksana umroh bersama keluarga.

Capain itu merupakan bagian dari keberkahan yang ditempuh melalui tirakat dan niat yang lillah, serta cermin dari berupaya memegang prinsip teken, tekun dan tekan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *