3 Tahun Puasa Dahr & Bercita-Cita Menjadi Diplomat, Ummu Kultsum Nur Fahmi Raih Beasiswa di Universitas Tertua Dunia

Ummu Kultsum Nur Fahmi Binti H. Abdul Rouf, S.Pd.I, M.Pd

TEROPONG INDONESIA- Kabupaten Bandung-, Puasa Dahr atau puasa sepanjang tahun adalah puasa yang dilakukan secara terus-menerus sepanjang tahun, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Puasa ini bukan merupakan kewajiban dalam Islam, tetapi diperbolehkan dan pernah diamalkan Nabi Idris serta tokoh nasional yang ada di Indonesia.

Ummu Kultsum Nur Fahmi Binti H. Abdul Rouf S.Pd.I, M.Pd, santri lulusan MA Unggulan Bina Insan Mulia Kabupaten Cirebon yang sempat menjadi juara 1 Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Cabang Fahmil Qur’an pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat ke-38 tahun 2024 di Kabupaten Bekasi.

Di tahun 2025 meraih beasiswa untuk berkuliah di Fakultas Dirasat Islamiyah Universitas Al-Qarawiyyin, Casablanca Maroko. Kampus yang memiliki program studi Islam dan teologi di universitas tertua di dunia. Serta tahun ini akan menerima hadiah umroh dari pemerintah daerah, sebagai juara I MTQ yang mengharumkan nama Kabupaten Bandung.

“Kalau ditanya cita-citanya, setelah lulus kuliah. Targetnya menjadi diplomat atau seseorang yang ditunjuk oleh suatu negara untuk mewakili negaranya dalam hubungan diplomatik dengan negara lain atau organisasi internasional” jelasnya saat wawancara bersama media cetak dan online di rumahnya desa Panyirapan Soreang (11/8/2025)

Menurutnya untuk meraih cita-cita sebagai diplomat, saat ini mulai belajar menguasai berbagai bahasa asing, seperti Arab, Inggris, Prancis dan bahasa lainnya. Serta mempersiapkan diri dengan mempelajari materi yang akan dibahas nanti di perkuliahan secara mandiri tentang berbagai mata kuliahnya. Perkuliahannya akan dimulai pada bulan September tahun 2025.

Ummu Kultsum Nur Fahmi mengungkapkan bahwa kisah sukses yang diraihnya merupakan fadilah atau keberkahan dari hasil bimbingan orang tua di rumah dan guru di Pesantrennya.

“Sempat diarahkan oleh guru ruhani untuk Puasa Dahr selama 3 tahun, waktu itu terlaksana di masa pandemi covid19 ketika menjadi santri di pesantran. Saat menjalani puasa tersebut banyak hal-hal yang tidak disangka dan diharapkan mulai terwujud” ungkapnya

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, santri alumni Madrasah Aliyah Unggulan Bertaraf Internasional (MAUBI) Bina Insan Mulia. Tahun ini kembali mengharumkan nama Indonesia dengan melanjutkan studi ke Universitas Al-Qarawiyyin Maroko atau di Madrasatul Ulum Al-Islamiyah, Casablanca mengikuti jejak para seniornya yang telah sukses menembus berbagai kampus internasional di luar negeri.

Mereka masuk melalui jalur beasiswa setelah berhasil mengikuti tes. Kalau dirupiahkan, beasiswa yang mereka terima kisaran 4 juta per-bulan.

Pemerintah Maroko hanya memberikan beasiswa setiap tahun kepada Indonesia, baik melalui Kementerian Agama dengan Kuota pertahun 30 atau ormas Islam melalui Pengurus Besar Nahdlatu Ulama (PBNU) dengan Kuota pertahun 30 dan Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon menjadi lembaga pendidikan Islam yang satu-satunya mendapatkan beasiswa langsung dari Kementerian Waqof Maroko. Setelah melalui serangkaian seleksi muqobalah dengan kouta tahun ini ada 20 santri Bina Insan Mulia yang mendapatkan Beasiswa dari Univetsitas Qorowiyyin Casablanca. Dengan jumlah 19 dari wisudawan Angkatan 2025 dan 1 dari Wisudawan Angkatan 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *