Pelantikan IKA PMII KBB 2026–2031, Lahirkan Koperasi, Aplikasi SIAP dan Sinergi Alumni untuk Ekonomi Umat

TEROPONG INDONESIA – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Kekeluargaan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bandung Barat periode 2026–2031 resmi dilantik dalam acara yang sarat makna, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, berbarengan dengan semangat kemerdekaan RI dan penyelenggaraan Muktamar PBNU.

Ketua IKA PMII KBB, Saiful Rachman mengatakan, pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan titik tolak penguatan sinergi alumni lintas sektor mulai pemerintahan, legislatif, dunia usaha dan lembaga sosial untuk mewujudkan Bandung Barat yang lebih sejahtera melalui akselerasi ekonomi berbasis umat.

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB IKA PMII, Drs. H. Fathan Subchi, M.A.P (Pimpinan BPK RI), Ketua PW IKA PMII Drs. H. Nu’man Abdul Hakim, Wakil Bupati Bandung Barat Drs. H. Asep Ismail, M.Si, Pimpinan Ombudsman RI Dr. Abdul Ghoffar, S.Pd.I., S.H., M.H., jajaran pimpinan DPRD KBB, perwakilan Kemenag, Dinas KUKM, BPJS Ketenagakerjaan, BJB, tokoh masyarakat, ulama, pimpinan kampus, serta ketua IKA PMII Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Kehadiran tokoh-tokoh strategis ini menegaskan posisi IKA PMII KBB bukan sekadar organisasi alumni, melainkan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Tujuh Momentum Penuh Makna: Maulid, Kemerdekaan hingga Sinergi Kebangsaan

Dalam sambutannya, Saiful Rachman menyoroti tujuh momentum yang melatarbelakangi pelantikan ini, menjadikannya momen yang istimewa dan penuh berkah.

“Pertama, bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan sekadar lahirnya seorang manusia, melainkan lahirnya rahmat semesta alam yang mengajarkan manusia mengenal Allah dan kasih sayang sesama makhluk,” kata Saiful usai pelantikan di HBS Cimareme, Selasa (25/8/2026).

Kedua, semangat kemerdekaan RI yang baru saja diperingati, mengingatkan pada perjuangan para pendahulu yang harus diteruskan dengan membangun pribadi, keluarga, masyarakat, dan daerah yang lebih baik.

“Ketiga, berbarengan dengan penyelenggaraan Muktamar PBNU, yang menjadi kebanggaan tersendiri mengingat eratnya hubungan kultural dan organisasi antara PMII dan NU,” ujarnya.

Keempat, turut berduka cita atas musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur, sebagai wujud kepedulian sosial yang universal. Kelima, pelantikan PC IKA PMII KBB yang dihadiri langsung Ketua Umum PB IKA PMII, menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar bagi keluarga besar organisasi.

“Keenam, menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan alumni dengan segala perbedaan jabatan, pendapat, latar belakang namun tetap bersatu dalam ikatan persaudaraan,” lanjutnya.

Ketujuh, menegaskan peran IKA PMII KBB sebagai mitra strategis pemerintah, bukan oposisi, melainkan kawan yang sama-sama berbuat untuk kemajuan masyarakat Bandung Barat.

“Dibulan ini berbarengan beberapa momentum: bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, bulan kemerdekaan, dan Muktamar PBNU. Semua ini mengingatkan kita untuk terus berbuat baik, menyambung silaturahmi, dan menguatkan perjuangan demi masyarakat yang lebih sejahtera,” bebernya.

Sembilan Agenda Borongan: Koperasi, Aplikasi SIAP, PAC Kecamatan hingga Dialog Ekonomi Umat

Lebih lanjut Saiful menuturkan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, sembilan agenda sekaligus digelar dalam satu rangkaian kegiatan untuk efisiensi dan efektivitas.

Di antaranya peringatan Maulid Nabi dengan tausiah dari kader pergerakan Putri PMII KBB yang juga Juara 1 Dai Nasional PB PMII doa bersama untuk kesuksesan Muktamar PBNU, launching Koperasi IKA PMII di bawah kepemimpinan Soleh Budiman yang melahirkan dua produk unggulan, yakni kopi dan gula semut asli Bandung Barat.

Kemudian, peluncuran aplikasi SIAP yang digagas Fadil untuk mempermudah layanan dan komunikasi internal organisasi, pengukuhan PAC di tingkat Kecamatan yang dikawal Emon agar jangkauan organisasi semakin luas, gelar produk UMKM Merdeka binaan kader, musikalisasi karya kader, dialog pemberdayaan ekonomi umat bertema “Akselerasi Ekonomi Berbasis Umat; Sinergi Alumni Menuju Bandung Barat Amanah”, serta Rapat Kerja Cabang (Rakercab) untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan.

“Koperasi yang telah berbadan hukum ini menjadi salah satu langkah paling nyata, tidak hanya berwacana, tetapi langsung berproduksi dan memasarkan produk petani lokal,” ucapnya.

Sementara aplikasi SIAP diharapkan memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital. Pengukuhan PAC di tingkat kecamatan memastikan bahwa program IKA PMII KBB tidak hanya berpusat di kabupaten, tetapi merata hingga ke pelosok desa.

Mitra Strategis Pemerintah: Sinergi Alumni di Seluruh Sektor Pembangunan

Saiful menegaskan, IKA PMII KBB hadir untuk menumbuhkan dan mendorong potensi kader serta menguatkan peran alumni di berbagai ruang strategis baik di pemerintahan, legislatif, dunia usaha, pendidikan, maupun lembaga sosial.

Ia menyebutkan, posisi organisasi terhadap pemerintah adalah sebagai mitra yang konstruktif, saling melengkapi, dan bersinergi demi kemajuan daerah.

“Kami hadir bukan untuk menggurui, melainkan untuk berbuat bersama. Alumni PMII tersebar di berbagai sektor, dan kekuatan inilah yang ingin kita wadahi untuk mempercepat pembangunan Bandung Barat. Baik di pemerintahan, di DPRD, di dunia usaha, di kampus, semua punya peran untuk disumbangkan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *