Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi Hadiri Soekarno Cup 2026 di Surabaya

Teropong Indonesia, SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Iwan Adhar Ridwan atau yang akrab disapa Bah Uwo, turut menghadiri gelaran Soekarno Cup 2026 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.

Turnamen sepak bola usia muda tersebut digelar pada 10–24 Agustus 2026 dan menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit muda potensial dalam dunia sepak bola.

Soekarno Cup 2026 berlangsung dengan persaingan yang cukup ketat. Pada partai final, Tim Banteng Jawa Barat berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Banteng Bali dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan menarik perhatian para penonton.

Iwan Adhar Ridwan menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Tim Banteng Jawa Barat meraih gelar juara. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Jawa Barat, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia muda perlu terus mendapatkan dukungan.

“Alhamdulillah, Banteng Jawa Barat keluar sebagai pemenang setelah menghadapi Banteng Bali. Pertandingannya cukup seru dan penuh semangat. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Iwan Adhar Ridwan.

Ia menilai keberadaan turnamen seperti Soekarno Cup memiliki arti penting dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas dan kerja sama.

Selain menjadi ajang kompetisi, Soekarno Cup juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta sepak bola muda yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama daerah maupun Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.

Kehadiran Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola usia muda, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berprestasi melalui jalur olahraga.

Dengan berakhirnya Soekarno Cup 2026 dan keberhasilan Banteng Jawa Barat menjadi juara, diharapkan semangat pembinaan serta kompetisi sepak bola usia muda dapat terus berlanjut dan melahirkan lebih banyak pemain berbakat dari berbagai daerah. (fal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *