Ragam  

Aset Wakaf Pangeran Soeria Atmadja Diperkuat Lewat Deklarasi Rekonsiliasi

Deklarasikan pelaksanaan Program Pengelolaan dan Pengembangan Aset Wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja.

Pewarta : Steven Gervan

‎Teropong Indonesia – Sumedang-, Keluarga Besar Trah Pangeran Sumedang melalui Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang (YNWPS) dan Yayasan Pangeran Sumedang ( YPS) Brigjend (Purn) G.R.A. Ade Mustikaningrat secara resmi mendeklarasikan pelaksanaan Program Pengelolaan dan Pengembangan Aset Wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja.

‎Deklarasi ini berlandaskan SK BWI No.013/BWI/III/2024BI tanggal 24 Maret 2024 tentang perdamaian antara YNWPS dan YPS sesuai dengan nama nama pihak yang tertuang dalam SK BWI Nomor 013 tahun 2024 serta Nota Kesepahaman Keluarga Besar Trah Pangeran Sumedang tanggal 30 Maret 2025.

‎Kegiatan yang mengusung tema “Ieu Soepaja Djadi Tanda Kakuatan” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persaudaraan keturunan Trah Pangeran Sumedang serta meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga amanah leluhur melalui tata kelola wakaf yang profesional, akuntabel menuju wakaf produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

‎Pernyataan Resmi Ketua YNWPS Rd Luky Djohari Soemawilaga :

‎Dalam sambutannya, Rd Luky menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal dan penandaan penguatan kelembagaan dan kesatuan Keluarga Besar dalam menjalankan amanah sejarah wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja.

‎“Tema ‘Ieu Soepaja Djadi Tanda Kakuatan’ menjadi landasan moral bagi kita semua untuk kembali menyatukan langkah, memperkuat persaudaraan, meningkatkan persatuan kesatuan dalam peningkatan kemajuan wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja serta memastikan pengelolaan aset wakaf berjalan sesuai amanat wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja pada 22 September 1912, prinsip syariah, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku tentang wakaf dan regulasi BWI semoga pengelolaan wakaf ini membawa manfaat nyata bagi umat dan pelestarian budaya Sumedang Larang,” ujarnya, Selasa (25/11).


‎Acara rekonsiliasi hari ini membawa spirit bersama untuk kemajuan wakaf Pangeran Sumedang kedepan lebih baik dengan mengedepankan nilai kejujuran, amanah dan profesional .

‎Lanjut dilokasi, Rd Luky, bahwa dikemudian hari hasil deklarasi ini akan ditindaklanjuti dengan pembahasan teknis dengan melibatkan dan diperluas dengan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan per-wakafan.

‎Ia menambahkan bahwa YNWPS berkomitmen meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan BWI, Pemerintah Daerah, serta seluruh unsur keluarga besar Trah Pangeran Sumedang untuk memastikan setiap aset wakaf dapat dikembangkan secara produktif dan berkelanjutan.

‎Tanggapan Pembina YPS, Brigjend (Purn) G.R.A.V Ade Mustikaningrat :

‎Sebagai Pembina Yayasan Pangeran Sumedang, Ade Mustikaningrat memberikan apresiasi atas soliditas dan kematangan langkah strategis YNWPS dalam menata pengelolaan aset wakaf.

‎“Amanah wakaf dari leluhur merupakan warisan yang bernilai besar. Penguatan struktur, legalitas, dan persatuan keluarga besar menjadi syarat utama agar aset wakaf tidak hanya terpelihara, tetapi berkembang untuk kesejahteraan masyarakat. Langkah ini adalah langkah bersejarah yang perlu terus dijaga,” tuturnya.

‎Harapan dan Penegasan Komitmen :

‎Deklarasi ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan tata kelola wakaf berbasis nilai budaya, kekerabatan, serta profesionalisme modern.

‎Pengelolaan dan pengembangan aset wakaf diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, ekonomi umat, dan pemajuan budaya Sumedang Larang.

‎YNWPS menegaskan bahwa persatuan Trah Pangeran Sumedang adalah modal utama dalam menjaga keberlanjutan amanah sejarah yang dititipkan oleh Pangeran Aria Soeria Atmadja.

‎Tokoh dan Para Undangan yang Turut Hadir

‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh ratusan undangan , diantaranya

‎- PYM Sri Radya Karaton Sumedang Larang, H.R.I Lukman Soemadisoeria

‎- Wakil Ketua BWI Pusat: Dr .Tatang Astrafudin

‎- Ketua BWI Jawa Barat: prof .Dr.Kyai.H. Syukriadi Sambas

‎- BWI Sumedang: H. Hanan

‎- Kementerian Agama Sumedang: H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A. (mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang)

‎- Ketua MUI Sumedang: K.H.R.M. Anwar Sanusi

‎Para tokoh trah: NR. Lieke Martanegara, Rd. Koenrat Soeriaputra, NR. Tina Radjapamerat, Rd. Rafiq Radinal Mohtar, Padmanegara, Pa Aziz Syamsuddin, NR. Madrim Radjapamerat, Rd.Aru Mustikaningrat, keluarga NR.Banoningrat , Rd Pedi Soemawilaga dan kawargian sumedang lainnya .

‎Forkopimda, Forkopimcam, perwakilan para mandor, serta para pembina, pengurus , pengawas YNWPS dan YPS Brigjend (Purn) G.R.A.V Ade Mustikaningrat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *