Sembilan Keteladanan 49 Tahun Lina S.Pd., M.T.,

Lina, S.Pd., M.T., saat menjadi Plt SMAN 1 Cisarua

Penulis: Dwi Arifin (Duta Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat, Jurnalis Media Cetak dan Online)

Keteladanan dapat diartikan sebagai kepribadian yang baik, serta dapat ditiru atau dicontoh oleh orang lain. Keteladanan bagian dari metode penting dalam pendidikan untuk membentuk moral, spiritual, dan sosial peserta didik melalui contoh nyata.

Lina, S.Pd., M.T., yang awal karirnya dulu terbiasa dipanggil Ibu Guru Kimia, lahir di Cirebon 20 Oktober 1976. Tahun ini usianya memasuki 49 tahun. Selama merantau dan mengabadi sebagai guru di Bandung Barat, saat ini Lina S.Pd., M.T., diberi amanah oleh pemerintah daerah provinsi Jawa Barat untuk menjadi Kepala Sekolah.

Informasi yang dihimpun dari berbagai media massa, ada sembilan ketaladanan yang menjadi inspirasi bagi publik dalam kepribadian Lina, S.Pd., M.T., seperti apa keteladannya?…

Keteladanan Berorganisasi
Pengalaman organisasi Lina, S.Pd., M.T., dimulai dari aktif di Persatuan Guru Republik Indonesia tingkat Kecamatan Cisarua dan saat ini menjadi ketua Musyawarah Kerja Kepala SMA Bandung Barat. Selain itu aktif di Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia, menjadi Wakil Bendahara Ikatan Alumni Universitas Pendidikan Indonesia dan Pitaloka Angkatan Muda Siliwangi.

Keteladanan Prestasi
Berbagai prestasi dalam tingkat Provinsi yang mengantarkan dirinya mewakili Jabar di tingkat nasional sempat diraih. Prestasi yang diraih ada yang dari organisasi kepala sekolah atau kedinasan. Serta prestasi sebagai narasumber terpopuler di media massa dari organisasi profesi Jurnalis Independen Bersatu.

Keteladanan Pembangunan Sekolah
Selama menjabat sebagai Kepala Sekolah atau bahkan Plt Kepala Sekolah. Lina, S.Pd., M.T., selalu berhasil memperjuangkan untuk membangun sekolahnya dalam hal sarana yang meningkatkan layanan pendidikan. Mulai dari hal-hal kecil yang dapat memperindah lingkungan sekolahnya atau hal besar yang akan dapat bermanfaat jangka panjang.

Keteladanan Berbagi
Lina, S.Pd., M.T., meyakini apa yang diterima untuk dirinya, bukan semuanya hanya untuk dirinya. Tetapi harus ada yang dibagikan ke orang lain. Misalnya ketika menerima ilmu dari seminar, kegiatan pemerintahan bersama Kementrian dan lembaga dinas yang ada di tingkat provinsi atau dari organisasi Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia. Ilmu itu harus dibagikan atau dijadikan bahan diskusi sebagai referensi bagi yang lainnya. Begitu juga, ketika menerima sesuatu, tak lupa berterima kasih atau setelah menerima, jangan lupa ngasih ke orang lain. Prinsipnya ketika kita merasakan kebahagian, sudah semestinya orang sekitar juga harus merasakannya.

Sekda Jabar Dr. Drs. Herman Suryatman. M.Si saat bertanya kepada Lina S.Pd, M.T tentang bagaimana menjalankan integritas di satuan pendidikannya?…

Keteladanan Menjadi Yang Pertama
Lina, S.Pd., M.T., ketika menjalankan amanah sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMA Bandung Barat. Sebagai ketua, Lina, S.Pd., M.T., berupaya memberikan yang terbaik kepada semua pihak yang menjadi mitra kerja organisasinya.
Sempat terlihat pada saat menyelenggarakan rapat, Lina, S.Pd., M.T., datang lebih awal memasuki ruangan rapat, lalu memastikan kebutuhan rapat mulai dari konsumsi tercukupi, merapihkan meja narasumber hingga menyiapkan perangkat rapat yang dibutuhkan dan spanduk informasi kegiatannya.
Hal itu menjadi bukti, bahwa dirinya bukan hanya berupaya memberikan yang terbaik kepada peserta didik atau wali murid yang ada di sekolahnya. Tetapi juga kepada para kepala sekolah sesama profesinya.

Keteladanan Kemandirian dan Kolaborasi
Lina, S.Pd., M.T., memegang prinsip jangan sampai menyulitkan atau menjadi beban orang lain. Jika ada hal yang dapat dilakukan secara mandiri, lakukanlah. Tetapi jika dengan melibatkan orang lain atau kolaborasi dinilai manfaatnya lebih banyak, maka laksanakanlah. Misalnya untuk mencapai kesuksesan kegiatan besar, harus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, maka hal itu harus diprioritaskan.

Keteladanan Menejmen Waktu
Berbagai kesibukan dalam menjalankan karir atau profesi. Jangan sampai melupakan peran sebagai ibu rumah tangga. Sebagai ibu harus mampu dan menyempatkan waktu untuk mengarahkan anak-anaknya meraih cita-citanya di masa depan. Serta jika kita masih memiliki kedua orang tua, berbakti kepada mereka harus diprioritaskan sebagai upaya meraih keberkahan hidup.

Keteladanan Meningkatkan Ketakwaan
Lina, S.Pd., M.T., berhasil mempelopori program beasiswa umroh bagi siswa berprestasi dalam keagamaan. Beasiswa yang bersumber dari kebiasan rutin infak para siswa untuk program tersebut yang dilaksanakan di SMAN 1 Padalarang. Hal itu terinspirasi dari keberhasilan SMAN 2 Lembang, sebagai satu-satunya sekolah di Jawa Barat yang menjadi percontohan praktik kebiasaan baik itu.
Melalui beasiswa umroh sebagai upaya mencapai tujuan Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mencakup aspek ketakwaan yang tercantum dalam Undang-Undang (UU) No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam pasal 3 menyatakan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandir dan menjadi warga negara yang demokratis atau bertanggung jawab.

Keteladanan Untuk Terus Semangat Belajar

Berbagai kesibukan yang harus dijalani, tidak menghambat dirinya untuk menyempatkan waktu belajar tentang hal-hal yang dibutuhkan atau belum dipahami untuk menyelesaikan permasalahan yang tiba-tiba muncul dan harus dihadapi atau target yang ingin dicapai ketika memimpin sekolah. Mulai dari menanyakan langsung kepada ahlinya atau mengikuti pelatihan untuk memperoleh ilmu tentang itu.

Berbagai keteladanan itu, terbentuk oleh sikapnya yang selalu berupaya mematuhi aturan dalam setiap menjalankan amanah profesinya. Terus berinovasi dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan. Serta berupaya bersungguh-sungguh mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mewujudkan apa yang terbaik ke depan bagi semua pihak.

Diusianya yang memasuki 49 tahun, hal yang sangat diharapkan oleh Lina, S.Pd., M.T., dari orang sekitar ialah ucapan doa Barakallah fii umrik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan umur yang panjang, sepanjang cita-citanya. Dibarengi dengan kelimpahan rizki, kebahagiaan yang tak terhingga, dan keberkahan di setiap langkah, selama menjalani hidup di masa yang akan datang. Aamiin ya robbal alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *