Wali Kota Sukabumi Akan Ungkap Perkembangan PDAM Melalui Podcast

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI — Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, berencana menyampaikan perkembangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sukabumi melalui podcast resmi. Hal itu disampaikannya saat ditemui di rumah dinas, Sabtu (2/8/2025).

“Insya Allah kita akan adakan podcast untuk menjelaskan perkembangan PDAM, terutama setelah pergantian pimpinan sementara (PLT),” ujarnya.

Wali kota menjelaskan bahwa saat ini posisi direktur PDAM masih dijabat oleh pelaksana tugas (PLT). Menurutnya, proses pengangkatan pimpinan definitif tidak semudah di sektor swasta karena ada mekanisme dan prosedur ketat yang harus diikuti, termasuk keterlibatan ASN.

“Saat pejabatnya dari kalangan internal, perlu melalui proses. Kalau dari swasta mungkin lebih mudah. Tapi untuk BUMD seperti PDAM, harus mengikuti regulasi,” kata Ayep.

Ia menargetkan penurunan tingkat kebocoran air yang sempat mencapai 82 persen pada Mei lalu. “Sekarang sedang diupayakan agar turun menjadi 60 persen sampai Desember. Kalau itu tercapai, maka potensi peningkatan pendapatan dari Rp2 miliar menjadi Rp3 miliar per bulan bisa terwujud,” jelasnya.

Ayep juga menyebutkan bahwa pihaknya telah mulai mengganti sekitar 3.000 meteran pelanggan yang rusak serta memeriksa jaringan pipa dari hulu secara menyeluruh, termasuk inspeksi malam hari.

“Kalau kinerja PLT saat ini bagus, tentu dia punya peluang untuk diangkat sebagai direktur definitif. Yang penting kinerjanya jelas, bisa membawa PDAM untung, dan uang rakyat tidak disia-siakan,” tegasnya.

Wali kota menambahkan bahwa pada 2026 pihaknya berencana menganggarkan dana tambahan untuk PDAM. Namun untuk saat ini, ia masih terikat dengan anggaran lama yang disusun sebelum masa kepemimpinannya.

“Saya akan buka-bukaan soal PDAM. Tapi tolong, yang bertanya juga harus paham soal keuangan daerah. Kalau nggak paham, nanti malah salah persepsi,” pungkasnya. (rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *