Bupati mengatakan hibah sebagai stimulasi kegiatan anak muda yang tergabung dalam karang taruna. Untuk itu, bantuan yang diberikan khusus alat-alat olahraga, misalnya peralatan olahraga tenis meja, voli, futsal, dan bulutangkis.
“Maka itu kami berikan stimulasi melalui hibah, dengan hibah itu mereka bisa mengembangkan kegiatan. Teurama menyangkut sarana dan prasarana olahraga,” terangnya.
Bupati menjelaskan, hibah ini diawasi dan dikawal oleh bagian Inspektorat Kebumen. Tujuannya untuk mencegah berbagai hal yang tidak sesuai dengan aturan. “Bantuan dana hibah tersebut yang pertama kali di keluarkan oleh Pemkab Kebumen. Sebagai bentuk perhatian kepada Katar. Yang penting anak muda saya harapkan itu terus kreatif, memang kita dalam hibah ini mengukur kemampuan APBD karena besar kecilnya itu relatif,” katanya.
Bupati menambahkan, hibah diberikan sesuai dengan aturan mulai dari memberikan proposal hingga pencairan. Bagi karang taruna yang belum mendapatkan hibah akan diupayakan pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT). “Untuk Katar (karang taruna) yang belum saya harap bisa mengurus ke Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga Kebumen agar bisa dimasukan dalam pengajuan anggaran tahun depan,” jelasnya





