Wali Kota Sukabumi Buka Pelatihan Vokasi Bagi Wirausaha Baru Tahun 2025

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, secara resmi membuka Pelatihan Vokasi bagi Wirausaha Baru Angkatan I Tahun 2025 yang digelar di Hotel Balcony, Senin (15/7/2025).

Wali Kota menyampaikan bahwa pelatihan ini ditujukan khusus bagi pelaku UMKM pemula yang belum pernah mengikuti pelatihan sebelumnya.

“Di Kota Sukabumi terdapat lebih dari 25 ribu pelaku UMKM. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen membangun ekosistem untuk memfasilitasi kebutuhan permodalan mereka, salah satunya melalui program Qardhul Hasan, yaitu pembiayaan berbasis wakaf,” ujar Ayep Zaki.

Ia menjelaskan bahwa Qardhul Hasan merupakan program pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa potongan, dengan skema cicilan selama 10 bulan. Besaran pinjaman tahap awal hanya Rp250 ribu, namun program ini memberikan kesempatan untuk meminjam kembali hingga dua kali setelah lunas. Selanjutnya, pelaku usaha yang dinilai siap akan diarahkan untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6% per tahun.

“Program wakaf ini sudah mampu membantu sekitar 36 pelaku usaha ultra mikro setiap bulannya, dan kami targetkan akan terus meningkat,” imbuhnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa program pelatihan vokasi akan terus dilanjutkan dan dikembangkan, mengingat kebutuhan UMKM terhadap modal dan keterampilan sangat tinggi.

“InsyaAllah, dalam 3–5 tahun ke depan, ekosistem ini akan semakin kuat. Jika UMKM tumbuh, maka ekonomi Kota Sukabumi juga akan ikut tumbuh. Saya harap masyarakat bisa mendukung program ini secara penuh,” tutupnya.

Sementara itu, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, Eros Sumiati, S.M., menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 150 peserta yang dibagi menjadi tiga angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 50 peserta dan berlangsung selama tiga hari.

“Pelatihan ini dilaksanakan setiap minggu. Hari pertama digelar di Hotel Balcony dengan materi manajerial dan motivasi bisnis, sedangkan hari kedua dan ketiga dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kota Sukabumi dengan fokus pada keterampilan praktis seperti pembuatan mie sehat dan roti manis,” jelas Eros.

Ia menambahkan, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, mulai dari aparat penegak hukum, akademisi, pelaku UMKM, hingga pakar branding media sosial. Salah satu narasumber tetap adalah Prof. Deni, yang membawakan materi tentang strategi branding bagi pelaku UMKM.

“Kami membuka pendaftaran melalui media sosial seperti Instagram. Peserta yang mendaftar kemudian diseleksi dan dikurasi agar benar-benar sesuai dengan kriteria wirausaha pemula,” terang Eros.

Target peserta pelatihan tahun ini adalah 150 orang, dengan kemungkinan tambahan kuota sebanyak 30 orang melalui perubahan anggaran.

“Kami prioritaskan mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan sejenis. Harapannya, mereka bisa fokus membangun usaha sendiri secara konsisten, sesuai arahan dari Bapak Wali Kota,” pungkasnya. (rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *