TEROPONG INDONESIA- Purworejo-, Berdasarkan data jumlah peminat lulusan SMK/SMA/MA di Jateng wilayah Selatan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi IAI An Nawawi Purworejo terus meningkat setiap tahunnya. Sebagai upaya memberikan layanan pendidikan tinggi yang terbaik bagi mahasiswanya, pihak kampus berupaya terus meningkatkan akreditasinya.
Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Purworejo berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan BAN-PT Nomor 2667/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025 yang resmi diterbitkan pada 2 September 2025.
Capaian tersebut menempatkan IAI An-Nawawi sebagai satu-satunya institut di bawah Kopertais Wilayah X Jawa Tengah yang berhasil meraih peringkat “Baik Sekali”. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebelumnya, proses asesmen lapangan dilaksanakan pada 18–20 Agustus 2025. BAN-PT menugaskan tiga asesor, yaitu Prof. Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M.Ag dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Erie Hariyanto, M.H dari IAIN Madura, dan Prof. Dr. Umdatul Hasanah, M.Ag dari UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten. Kegiatan asesmen lapangan ini juga didampingi oleh Iwan Supriyanto, S.E., M.M selaku staf BAN-PT.
Ida Faridah M.Pd, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengawas Internal IAI An-Nawawi menjelaskan setelah perguruan tinggi IAI An Nawawi meraih akreditasi Baik Sekali. Sebagai langkah untuk mempertahankan atau meningkatkan berbagai capaian indikator yang ada dalam akreditasinya. Maka pihak kampus akan lebih rutin melaksanakan monitoring dan evaluasi yang semakin konsisten pada setiap prodi. Khususnya di awal semester tentang RPS / Rencana Pembelajaran Semesteran oleh setiap dosennya, selanjutnya pada pertengahan dan akhir semester.
“Melalui Outcome Based Education (OBE) sebagai acuan dalam peninjauan kurikulum program studi atau proses audit mutu internal untuk menentukan arah perbaikan ke depannya. Dengan lebih disiplin, tertata dan berbasis digitaliasi. Serta memaksimalkan fungsi dari Lamdik prodi sebagai rujukan pada program studi (prodi) bidang kependidikan yang diaudit oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK)” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online (5/9/2025)
Berdasarkan arah kemajuan atau harapan ke depan di tahun 2030. Setelah meraih akreditasi Baik Sekali, IAI An-Nawawi berupaya mencapai target lanjutannya ialah merubah status akreditasinya menjadi Unggul, serta merubah nama perguruan tingginya dari Institut menjadi Universitas.
Untuk mencapai target itu, tahapannya pihak kampus berupaya meningkatkan akreditasi di berbagai program studi menjadi Unggul terlebih dahulu sampai 60%. Meningkatkan status dosen dari lektor kepala hingga menjadi profesor dan menjalankan program hibah internasional.
Dalam pengembangan kualitas dosen dan perkuliahan mahasiswanya, pihak kampus berupaya mendorong para dosen melanjutkan jenjang gelar pendidikannya. Mereka yang masih S-2 diarahkan untuk S-3, melalui program beasiswa atau mandiri. Serta aktif mengikuti berbagai pelatihan / seminar internasional untuk meningkatkan kompetensinya.
Menurutnya untuk mencapai berbagai tujuan itu. Perubahan layanan pendidikan tinggi ke depan yang akan dibangun ialah memaksimalkan digitalisasi dan internasionalisasi yang menjadi bagian dari konsep budaya kerja untuk dijalankan di lingkungan kampus yang berdiri dengan ciri khas berbasis pesantren.
“Seperti halnya dalam melaksanakan seminar internasional hingga praktek Tri Dharma perguruan tinggi. Ada program untuk mahasiswa menjalankan proses pendidikan, penelitian hingga pengabdian di negara lain. Seperti di Malaysia, Thailand dan Singapura” ucapnya
Selain itu memperluas kerjasama dengan perguruan tinggi yang sudah terakreditasi unggul atau perguruan tinggi yang ada di luar negeri.
Sedangkan perihal upaya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, pihak kampus melalui Lembaga Sertifikasi Profesi / LSP telah menjalin kerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi BNSP dalam mensertifikasi profesinya. Agar antara teori, akademik dan prakteknya, sesuai dengan yang diharapkan oleh berbagai pihak.
Setelah meraih akreditasi Baik Sekali, Rektor IAI An-Nawawi Purworejo, Hj. Ashfa Khoirun Nisa`, S.Pd.I, M.S.I mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika.
Menurutnya, akreditasi “Baik Sekali” tidak hanya sebagai pengakuan kualitas, tetapi juga sebagai pendorong untuk terus memperkuat daya saing dan relevansi perguruan tinggi Islam di tengah tantangan zaman.
“Dengan hasil akreditasi ini, IAI An-Nawawi Purworejo semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Harapannya, capaian ini akan membuka peluang lebih luas bagi kampus, termasuk dalam menjalin kerja sama, memperluas jejaring, serta meningkatkan kualitas lulusan yang siap berperan di masyarakat” ungkapnya
Informasi yang dihimpun media massa, IAI An Nawawi memiliki berbagai jurusan untuk S-1 yang tersebar di Fakultas Syari’ah, Ekonomi dan Bisnis Islam, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta Dakwah & Komunikasi dan Pasca Sarjana atau S-2 Manajemen Pendidikan Islam.





