Ayep Zaki – Bobby Maulana Bersilaturahmi Dengan Pengurus Masjid Agung Kota Sukabumi

TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih, Ayep Zaki-Bobby Maulana, bersilaturahmi kepada ulama, kyai, dan pengurus Masjid Agung Kota Sukabumi.

Silaturahmi yang dilakukan seusai salat Jum’at berjamaah di Masjid Agung Kota Sukabumi tersebut disambut dengan baik oleh para alim ulama dan dilanjutkan dengan berdiskusi di ruang pengurus Masjid Agung atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Jum’at (1/1/25).

Calon Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyampaikan, Masjid Agung merupakan pemersatu umat Islam. Apalagi arti Agung adalah yang maha besar, sehingga umat Islam harus bersatu di masjid agung sebagai simbol persatuan.

“Saya bersama pak Bobby Maulana kesini bersilaturahmi dengan para pengurus harian DKM Masjid Agung, melihat-lihat ruangannya seperti apa,” ujar Ayep Zaki kepada wartawan.

Selain itu, pihaknya juga meminta masukan-masukan kepada para alim ulama untuk 5 tahun kedepan selama masa kepemimpinannya nanti. Termasuk menagerialnya seperti apa.

“Kami meminta masukan untuk 5 tahun kedepan seperti apa masjid yang agung ini, masjid yang paling agung di antara 430 masjid yang ada di Kota Sukabumi. Seperti tata kelolanya manajemennya, kasnya seperti apa, ingin saya liat dan tanya-tanya karena apa yang saya kerjakan harus terbuka ke publik, harus tau seluruhnya tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Ayep Zaki.

Disinggung mengenai Ketua DKM Masjid Agung beserta jajarannya, Ayep Zaki dan Bobby Maulana menyerahkan sepenuhnya kepada para ulama, kyai, dan ustad. Pasalnya, Ayep berkomitmen untuk menjadi makmum saja, khususnya seluruh agenda keagamaan.

“Soal itu, akan saya serahkan kepada para kyai, urusan umat islam saya menjadi makmum, masukannya seperti apa ada kyai, ajeungan, ustad, Maka silahkan berembuk bersama sama mana yang terbaik,” cetusnya.

“Saya berkomitmen menjadi makmum khusus untuk seluruh agenda keislaman. Namun saya akan menjadi imam di satu sektor saja politik. Jadi politik saya terdepan dan saya menjadi imamnya politik untuk mempersatukan masyarakat,” sambung Ayep Zaki.

Menurutnya, di politik itu bukan hanya untuk umat islam saja, tetapi seluruh warga Kota Sukabumi yang menganut agama lain.

“S0aya Ayep Zaki imamnya politik, mempersatukan umat yang di dalamnya bukan hanya umat islam saja, tetapi ada umat-umat lainnya dan mempersatukan seluruh organisasi yang ada. Kita akan membawa warna yang berbeda sesuai dengan konsep di negara kita yaitu persatauan dan kesatuan untuk Sukabumi,” tandasnya. (rifal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *