Kementrian PPA dan Kongres Ulama Perempuan Indonesia Gandeng Ponpes Miftahul Huda, Percontohan Pencegahan Kekerasan Seksual

(Teropong Indonesia)-, Pada hari selasa tanggal 24 Oktober 2023 di Pondok Pesantren Miftahul Huda diadakan Sosialisasi kebijakan larangan kekerasan seksual dan ikhtiar pencegahan dan penanganan kekerasan seksual melalui pesantren percontohan di Ponpes Miftahul Huda Pesawahan rawalo Banyumas. Hadir dalam acara tersebut Deputi PHP kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ibu Ratna Susianawati,SH.,MH., sebagai penanggung Jawab kegiatan yang bekerjasama dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), yang diwakili oleh Ibu Pera Shopianti.

Dalam sambutanya, Ibu Ratna menegaskan kepedulian kementrian PPA pada pencegahan kekerasan seksual pada anak terutama di lingkungan pesantren. Pesantren diharapkan menjadi ruang aman bagi setiap orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk dididik dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Ibu Ratna berharap, pesantren Miftahul Huda akan bergerak aktif menjadi percontohan bagi pesantren lainya dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, dihadirkan juga narasumber lainya yang kompeten, yaitu Ibu Maria Ulfa Ansor yang merupakan perwakilan KUPI, Ibu Tri Wuryaningsih,MSi dari Unsoed serta Bapak Krisianto,AP., Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).

Sosialisasi ini diikuti oleh serratus peserta yang terdiri dari para Nyai dan Ning pengasuh pesantren se-Banyumas dan Cilacap, Ormas Perempuan, Pusat Studi Gender dari berbagai perguruan tinggi di Banyumas Cilacap serta jaringan KUPI.

Nyai Umnia Labibah, panitia local kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini adalah Kerjasama KUPI dan kementrian PPA serta stake holder dalam hal ini ponpes Miftahul Huda. Kegiatan ini sebagai bagian dari kepedulian pesantren dalam menjaga amanah dari para orang tua yang menitipkan anak-anaknya di pesantren agar dapat belajar dengan baik dan aman dari hal-hal yang mengganggu tumbuh kembangnya.

Baca Juga :  Terima Pengurus Bamus Betawi, MPR RI Bamsoet Dorong Penguatan Pelestarian Seni dan Budaya Betawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *