Teropong Indonesia, KOTA ClMAHI – Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, secara resmi melantik enam pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, pelantikan yang digelar Selasa , 30/12/2025 di Aula Gedung A pemerintahan Kota Cimahi.
Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan serta peningkatan kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mana telah kosong hampir selama 1 tahun.
Pemerintah Kota Cimahi resmi melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II), pejabat administrator, serta puluhan kepala sekolah dalam sebuah upacara pelantikan yang digelar sebagai bagian dari penataan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pelantikan tersebut mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menekankan sistem yang transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka dan asesmen yang sah, serta memperoleh rekomendasi dari instansi berwenang.
“Saya tegaskan bahwa pejabat yang dilantik hari ini adalah figur-figur terbaik yang sudah melalui penilaian objektif dan kompetitif. Prosesnya terbuka, melalui panitia seleksi yang bekerja sama dengan BKN, pemerintah provinsi, hingga Kementerian Dalam Negeri,” ujar Ngatiyana kepada awak media.
Ngatiyana mengungkapkan, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi sebelumnya dibiarkan kosong selama lebih dari satu tahun. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat efektivitas kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mengisi posisi-posisi strategis yang selama ini belum terisi.
Dalam pelantikan tersebut, setidaknya enam pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) resmi dilantik, termasuk Direktur RSUD Cibabat. Selain itu, Pemerintah Kota Cimahi juga menetapkan sebanyak 36 kepala sekolah baru di berbagai satuan pendidikan. Pelantikan ini turut disertai penyesuaian nomenklatur organisasi perangkat daerah sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Ini kita lakukan karena sudah satu tahun lebih jabatan ini kosong. Alhamdulillah setelah melalui seluruh mekanisme seleksi, enam kepala dinas bisa dilantik, termasuk Direktur RSUD Cibabat,” ungkap Ngatiyana.
Sejumlah perubahan nomenklatur turut dicatat, di antaranya perubahan nama Dinas Arsip dan Perpustakaan yang sebelumnya dikenal sebagai Disarda.
Selain itu, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) kini menggantikan nomenklatur lama Bappelitbangda sesuai arahan pemerintah pusat.
Meski demikian, masih terdapat dua jabatan strategis yang belum dapat ditetapkan, yakni Inspektur pada Inspektorat dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Kedua jabatan tersebut berada di bawah kewenangan kementerian terkait sehingga proses pengisiannya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
“Untuk Disdukcapil, tes wawancara sedang berjalan di Kementerian Dukcapil. Begitu juga dengan Inspektur, prosesnya melalui Inspektorat Kemendagri. Kita menunggu keputusan pusat karena wewenangnya bukan di daerah,” jelasnya.
Ngatiyana berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, inovatif, serta berani mengambil keputusan strategis demi kepentingan masyarakat.
“Bangun budaya kerja yang disiplin, inovatif, dan berorientasi hasil. Saya percaya dengan kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif, tujuan bersama untuk kemajuan Kota Cimahi bisa tercapai,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi langkah penting Pemerintah Kota Cimahi dalam mendorong efektivitas birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kehadiran pejabat baru diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai isu prioritas daerah, mulai dari layanan kesehatan, tata kelola lingkungan, peningkatan mutu pendidikan, hingga reformasi birokrasi.
“Saya berharap kerja sama dan kolaborasi ini terus berlanjut demi kemajuan Kota Cimahi,” tutup Ngatiyana.
Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang Dilantik :
1. Amy Pringgo Mardhani – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi
2. Sugeng Budiono – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cimahi
3. Mokhammad Syamsul Maarif – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi
4. Siti Fatonah – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Cimahi
5. dr. Jeffry Iman Gurnadi – Direktur RSUD Cibabat
6. Dyah Ajuni Lukitosari – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi
7. Adet Chandra Purnama – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah
Selain itu, sejumlah pejabat administrator juga dilantik, di antaranya Deden Sukamad sebagai Sekretaris Bapperida, Jana Hermawan sebagai Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Reni Herawati sebagai Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Andre Yuliandi sebagai Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan, serta Fiky Aristia Herayani sebagai Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan, Pengendalian dan Evaluasi.
Di sektor riset dan inovasi, Elivas dipercaya menjabat Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah. Sementara itu, Niagara Rahardja dilantik sebagai Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, didampingi Dr. Drs. Tedi Sukmana Harun sebagai Kepala Bidang Perpustakaan, serta Rosi Desrita sebagai Kepala Bidang Kearsipan. (Gani Abdul Rahman)





