Ragam  

Menelisik Sejarah Berdirinya Gedung Budaya Pencaksilat di Jatinangor

Ketua Umum IPSI Jawa Barat, H. Phinera Wijaya, S.E (Peci Hitam), berbincang dengan Gubernur Jawa Barat M.Ridwan Kamil saat Groundbreaking Gedung Pusat Pencaksilat di Jatinangor. Senin (10/04/2023).

TEROPONG INDONESIAN – Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil di dampingi Kadis Perkim Jabar, Kadispora Jawa Barat, Ketum IPSI Jabar, DPW PPSI Jabar dan Ketua KONI Jawa Barat secara simbolis melakukan Groundbreaking dimulainya pembangunan Gedung Pusat Pencaksilat, di kawasan Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sukasari Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Senin (10/04/2023).

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Jawa Barat, Phinera Wijaya, adalah sosok penting di balik berdirinya Gedung Pusat Pencak Silat di Jawa Barat.

Perlu diketahui, gagasan kampung pencaksilat tersebut berawal dari rapat terbatas kang Icak dan pengurus IPSI Jabar beserta Tim Arsitek ITB untuk ekspose di Gedung Pakuan bersama Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil, di saat masih pandemi Covid-19, Jum’at (27/11/2020) dua tahun lalu.

Saat itu, Ridwan Kamil mengatakan pihaknya menyetujui gagasan yang di gulirkan oleh Pengprov IPSI Jabar terkait rencana pembangunan kampung pencak silat di Jatinangor.

“Alhamdulillah, ini adalah niat mulia kita bersama untuk melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Jika ini terwujud maka akan menjadi sejarah buat anak cucu kita,” kata Gubernur Jawa Barat.

Kendati demikian kata kang Emil, tentunya, harus dilakukan survei lokasi dari Tim Surveyor dan hasil kajian yang matang serta obyektifitas.

“Mumpung saya Gubernurnya, kang Icak sebagai DPRD nya mari kita sama-sama kawal dan realisasikan kampung Pencak Silat,” tutur kang Emil saat menerima paparan Tim Arsitek ITB dan Pengprov IPSI Jabar. Jum’at (17/11/2020).

Baca Juga :  dzikir dan Doa-doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap dengan Tulisan Latin, Bahasa Arab dan Artinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *